Jumat, 31 Januari 2014
Tanda tanda Harus Balikan
Mantan, tidak selamanya mantan itu identik dengan orang yang menyakiti kita di masa lalu. Ada pula mantan yang baik. Karena itulah, kekasih lama bisa jadi yang terbaik dan timbulah CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali).
Kalau beruntung, mantanmu pasti bakal ngajak "balikan", tapi apakah dia pantas diberikan kesempatan kedua? Ehm... Ini sebuah dilema lagi dalam kasus cinta. Tapi, di sini ada solusinya nih, bagaimana menilai kepantasan dari mantanmu.
Teman-temanmu masih berteman baik dengan dia.
Tanya dan perhatikan teman-temanmu, jika mereka menganggap mantanmu orang yang asyik diajak berteman, maka satu poin untuk Ente pertimbangan.
Ente masih memikirkan dia
Hubungan kalian sudah berakhir bertahun-tahun, tapi Ente masih sering berkhayal tentang dia. Jika tidak sengaja bertemu di suatu tempat, jantung tiba-tiba berdetak kencang dan Ente jadi salting. Ini mungkin suatu pertanda.
![[imagetag]](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_uy5F7hnALghBkxtgzru6SXQqM4i5R6BLDlYLV3MdgGxDNuPWXEJjlKzeQxkpML1RXTEqGqBSdUHVd4HjGXjzUreSCyxy04T_cjLo6tB93vT0oLc1s13A=s0-d)
Dia tidak pernah kasar
Secara fisik ataupun melalui perkataan, dia tidak pernah kasar. Selama masa pacaran dulu pun dia tidak pernah memperlakukanmu dengan buruk.
Lihat cara dia minta "balikan".
Intinya gini, kalau dia minta balikan lewat SMS atau BBM secara tiba-tiba, itu mungkin indikasi kalau dia cuma tersengat kenangan masa lalu dan sangat mungkin berubah pikiran. Bagaimanapun, kalau mantan minta rujuk seharusnya ada masa pedekate sebelum pacaran (lagi), bukan dengan instan.
Ente tau alasan putus di masa lalu dan cara mengatasinya
Misalnya nih, kalian dulu putus karena Ente terlalu posesif. Maka kalian berdua harus bisa mencari jalan keluar untuk itu sebelum pacaran lagi. Percuma ajakan kalau masalah utamanya nggak diselesaikan tapi udah pacaran lagi. Pasti nanti putus dengan alasan yang sama lagi. Tapi, gimana kalau alasannya selingkuh?? Ehm...
Dia masih sendiri dan nggak lagi pedekate sama siapapun
Hati-hati sebelum memutuskan balikan, hanya karena dia bilang masih cinta, bukan berarti dia tidak bilang cinta pada orang lain. Nggak sedikit orang yang menebar banyak jaring dan menunggu siapa yang akan memakan umpannya. Jangan sampai Ente jadi pacar cadangan.
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijnuGY-wpwNpZzV0ceAeocgyP-1SLFUJ7OJtTF_K_rFGglZi6hF6sMYXvzDSTRuJbNloXk8GUdvDYw2KdoyOFY5hzdL7gA1wvkMt8akoZppo7EuNpP8rlNL81MkQ6j8V4zw4m0DM9_QGLn/s200/clbk.jpg)
Ente lebih bahagia bersama dia
Dulu, Ente putus sama dia karena terlalu posesif dan cemburuan abis, jadi kalian putus. Eh, setelah putus, Ente malah menderita, mungkin masih ada jalan terbaik selain harus putus. (ada harapan untuk balikan). Tapi ini nggak berlaku kalau seandainya waktu pacaran kalian menghabiskan sebagain waktu hanya untuk bertengkar atau dia selalu membuat menangis, sedih dan kesal seminggu sekali.
Ente bisa membayangkan dia di masa depanmu
Rasakan dan bayangkan, apakah dia pantas dan tepat untuk menjadi pendampingmu saat berumah tangga suatu hari nanti dan mengikat janji di pernikahan. Kalau tidak, untuk apa buang-buang waktu menjalin hubungan kembali. Lebih baik, gunakan waktu untuk mencari yang terbaik.
Kalian sudah saling memaafkan
Hubungan baru tidak bisa terjalin lagi kalau kalian masih saling menyimpan dendam dan belum sepenuhnya saling memaafkan. Dendam ini bisa jadi bom waktu yang bisa meledak sewaktu-waktu dan membangkitkan lagi kenangan buruk di masa lalu.
Setelah baca tanda-tanda diatas, apakah ada niat balikan dengan mantan atau tetap dengan yang sekarang?? Atau masih ragu-ragu??
Sumber
Kalau beruntung, mantanmu pasti bakal ngajak "balikan", tapi apakah dia pantas diberikan kesempatan kedua? Ehm... Ini sebuah dilema lagi dalam kasus cinta. Tapi, di sini ada solusinya nih, bagaimana menilai kepantasan dari mantanmu.
Teman-temanmu masih berteman baik dengan dia.
Tanya dan perhatikan teman-temanmu, jika mereka menganggap mantanmu orang yang asyik diajak berteman, maka satu poin untuk Ente pertimbangan.
Ente masih memikirkan dia
Hubungan kalian sudah berakhir bertahun-tahun, tapi Ente masih sering berkhayal tentang dia. Jika tidak sengaja bertemu di suatu tempat, jantung tiba-tiba berdetak kencang dan Ente jadi salting. Ini mungkin suatu pertanda.
Dia tidak pernah kasar
Secara fisik ataupun melalui perkataan, dia tidak pernah kasar. Selama masa pacaran dulu pun dia tidak pernah memperlakukanmu dengan buruk.
Lihat cara dia minta "balikan".
Intinya gini, kalau dia minta balikan lewat SMS atau BBM secara tiba-tiba, itu mungkin indikasi kalau dia cuma tersengat kenangan masa lalu dan sangat mungkin berubah pikiran. Bagaimanapun, kalau mantan minta rujuk seharusnya ada masa pedekate sebelum pacaran (lagi), bukan dengan instan.
Ente tau alasan putus di masa lalu dan cara mengatasinya
Misalnya nih, kalian dulu putus karena Ente terlalu posesif. Maka kalian berdua harus bisa mencari jalan keluar untuk itu sebelum pacaran lagi. Percuma ajakan kalau masalah utamanya nggak diselesaikan tapi udah pacaran lagi. Pasti nanti putus dengan alasan yang sama lagi. Tapi, gimana kalau alasannya selingkuh?? Ehm...
Dia masih sendiri dan nggak lagi pedekate sama siapapun
Hati-hati sebelum memutuskan balikan, hanya karena dia bilang masih cinta, bukan berarti dia tidak bilang cinta pada orang lain. Nggak sedikit orang yang menebar banyak jaring dan menunggu siapa yang akan memakan umpannya. Jangan sampai Ente jadi pacar cadangan.
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijnuGY-wpwNpZzV0ceAeocgyP-1SLFUJ7OJtTF_K_rFGglZi6hF6sMYXvzDSTRuJbNloXk8GUdvDYw2KdoyOFY5hzdL7gA1wvkMt8akoZppo7EuNpP8rlNL81MkQ6j8V4zw4m0DM9_QGLn/s200/clbk.jpg)
Ente lebih bahagia bersama dia
Dulu, Ente putus sama dia karena terlalu posesif dan cemburuan abis, jadi kalian putus. Eh, setelah putus, Ente malah menderita, mungkin masih ada jalan terbaik selain harus putus. (ada harapan untuk balikan). Tapi ini nggak berlaku kalau seandainya waktu pacaran kalian menghabiskan sebagain waktu hanya untuk bertengkar atau dia selalu membuat menangis, sedih dan kesal seminggu sekali.
Ente bisa membayangkan dia di masa depanmu
Rasakan dan bayangkan, apakah dia pantas dan tepat untuk menjadi pendampingmu saat berumah tangga suatu hari nanti dan mengikat janji di pernikahan. Kalau tidak, untuk apa buang-buang waktu menjalin hubungan kembali. Lebih baik, gunakan waktu untuk mencari yang terbaik.
Kalian sudah saling memaafkan
Hubungan baru tidak bisa terjalin lagi kalau kalian masih saling menyimpan dendam dan belum sepenuhnya saling memaafkan. Dendam ini bisa jadi bom waktu yang bisa meledak sewaktu-waktu dan membangkitkan lagi kenangan buruk di masa lalu.
Setelah baca tanda-tanda diatas, apakah ada niat balikan dengan mantan atau tetap dengan yang sekarang?? Atau masih ragu-ragu??
Sumber
#bcfda5
Kamis, 30 Januari 2014
8 Cara Agar Anda Tidak Terobsesi Sama Mantan
Punya hasrat mengejar kekasih yang telah menyakiti Anda? Coba pikirkan kembali. Bila Anda belum dapat memaafkan apalagi melupakan mantan, sebaiknya lakukan delapan kegiatan ini setelah putus, sesuai saran dari psikolog ternama, Zoya Amirin.1. Tenangkan Diri Selama Dua BulanAnda harus menjauhkan diri dari segala hal yang mengingatkan tentang mantan kekasih. "Jauhkan diri dari apa pun yang berhubungan dengan mantan atau mengingatkan tentang mantan karena itu akan bikin kita mikir, kayaknya gua nyesel nih, kayaknya kangen nih masih sama-sama. Teman-temannya mantan juga jangan temanan dulu deh selama dua bulan," ungkap Zoya
2. Maafkan Mantan KekasihSelama menenangkan diri, maafkanlah mantan kekasih yang telah menyakiti hati Anda. Memang sulit, tapi harus dicoba agar perasaan menjadi tenang. Coba ikhlaskan dia yang akan membantu Anda menghilangkan perasaan negatif. Maafkan satu persatu perbuatannya yang pernah membuat perasaan sakit secara perlahan.
3. Manjakan Diri SendiriPerawatan diri penting dilakukan untuk mencegah perilaku obsesi. "Jangan diam di kamar nangisin hidup, boleh nangis seharian, tapi besok mending dandan deh pergi ke Spa. Kita harus tetap merawat diri. Jadi istilahnya, kita jadi orang baru," saran wanita yang bekerja di kantor konsultan daya manusia, Sinergi Daya Insani, sebagai Chief Executive.
4. Pergi Bersama TemanAjak teman pergi bersama, entah shopping, travelling, atau apapun yang dapat membuat Anda merasa rileks. Bersenang-senanglah dan usahakan tidak mengingat mantan. Bila Anda datang ke tempat yang pernah menjadi kenangan bersama kekasih, paksakan diri supaya tidak terbawa perasaan. Ingat, Anda sedang jalan bersama teman dengan tujuan ingin membuat perasaan lebih positif.
5. Tetap Makan SehatBanyak wanita yang stres, kemudian "lari" ke makanan. Mereka cenderung makan berlebihan sehingga membuat berat badan naik. Tetaplah menjaga asupan makan demi kesehatan Anda. "Tetap makan sehat. Jaga kesehatan karena kalau kita cinta sama diri kita, percayalah aura positif kita itu akan menarik yang positif dan negatif juga menarik yang negatif," papar Zoya.
6. Jangan Cepat Mencari Pria LainJangan cepat mencari orang lain supaya tidak terobsesi dengan mantan. Hal itu membuat sakit hati Anda tidak sembuh secara sempurna. "Sembuhin saja dulu, tuntasin dulu, kalau memang ini sudah bisa dimaafkan, baru jalan sama yang lain," sarannya lagi.
7. Konsul ke Satu Orang Teman SajaCeritakan semua perasaan kepada satu orang teman terdekat. "Dibahas sama orang terdekat saja atau konseling juga boleh, tapi curhat supaya jangan jadi gosip dengan satu orang dipercaya. Jangan ngumbar perasaan ke mana-mana, apalagi social media. Jangan galau, jangan cari sekutu, atau cari orang yang benci mantan supaya jadi pasukan itu hanya memanjakan feeling negative kita saja," ungkap Zoya.
8. Hargai Diri SendiriUntuk menghilangkan perasaan negatif yang menimbulkan sikap obsesif, hargai diri sendiri. "Kita harus lihat diri lebih baik karena kita ditinggal sama orang yang sudah nggak cinta sama kita. Anggaplah bahwa, "baik juga ya dia mau ninggalin," karena banyak laki-laki yang nggak mau ninggalin, tapi kelakukannya ngaco terus, sengaja cari gara-gara agar mau diputusin," tutur Zoya menasihati.
sumber
Rabu, 01 Januari 2014
Kodok Kodok yang Pintar Menyamar
Ingat lagu anak-anak ini?
"Ada kodok (rekotek, rekotek). Di pinggir kali (rekotek-rekotek). Mencari makan..." Saat boneka Susan dan Ria Enez menyanyikannya, mungkin ingat dengan pengalaman mencari kodok di sungai dan persawahan.
Untung hanya kodok biasa, jadi mudah terlihat. Tapi bagaimana dengan kodok-kodok berikut ini, sepertinya perlu mata yang jeli untuk mencarinya.
Aptly-Vietnamese Mossy Frog
"Ada kodok (rekotek, rekotek). Di pinggir kali (rekotek-rekotek). Mencari makan..." Saat boneka Susan dan Ria Enez menyanyikannya, mungkin ingat dengan pengalaman mencari kodok di sungai dan persawahan.
Untung hanya kodok biasa, jadi mudah terlihat. Tapi bagaimana dengan kodok-kodok berikut ini, sepertinya perlu mata yang jeli untuk mencarinya.
Aptly-Vietnamese Mossy Frog

Bat Faced Toad

Glass Frog

Hylid fog - phrynohyas venulosa

Leaf Frog

Tree frog hyla avivoca
sumber
Kelab AmBank Rai 71 Anak Yatim

KUALA LUMPUR – Kelab Kumpulan AmBank (KAG) meraikan seramai 71 penghuni Rumah Anak Yatim Darul Aitam Wal’Masakin dari Alor Setar, Kedah dalam satu majlis sambutan Hari Raya Aidilfitri baru-baru ini.
Kumpulan AmBank dalam satu kenyataan media memberitahu, penghuni berusia antara 7 hingga 17 tahun itu turut menerima sumbangan berupa duit raya selain memberi sumbangan RM5,000 kepada rumah anak yatim berkenaan.
“Turut disumbangkan adalah kain-kain untuk dibuat pakaian seragam sekolah bagi anak-anak di rumah itu,” kata kenyataan itu hari ini.
Sementara itu, Presiden KAG, Syed Anuar Syed Ali berkata, meraikan golongan yang kurang bernasib baik merupakan salah satu aktiviti yang sering diadakan oleh kelab tersebut.
Beliau yang juga Pengurus Besar Kanan Komunikasi Korporat dan Pemasaran Kumpulan Kumpulan AmBank berkata, aktiviti itu sejajar dengan ajaran Islam yang prihatin terhadap mereka yang memerlukan.
Katanya, aktiviti itu juga membantu pihaknya mencapai objektif memainkan peranan korporat yang lebih efektif sebagai warga korporat yang bertanggungjawab.
“Kami gembira untuk menyambut Hari Raya Aidilfitri dengan golongan ini,” katanya lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)